Kita Satu



Hai,
Hampir dua tahun kita melangkah bersama. Bahagiakah? Tentu.

Kita memang begini adanya. Kau dan aku, terlepas dari perbedaan yang menjulang jauh, kita adalah keluarga.

Tak apa, pelan-pelan saja kita bangun kebersamaan, tak perlu buru-buru. Karena tak ada yang instan untuk membangun kebersamaan yang seutuhnya. Nanti pasti ada saatnya kita benar-benar satu.

Terimakasih atas waktu yang  pernah kita lewati bersama. Kita sama-sama belajar dewasa bahwa inti dari perbedaan adalah memahami. Kau tak perlu seperti aku, dan aku tak perlu seperti kamu. Karena kita adalah manusia-manusia langka, seperti warna-warna, kita bukan hitam dan bukan putih, kita adalah pelangi yang punya ciri masing-masing. Yang keberadaannya mengindahkan satu sama lain.

Kalian calon-calon orang yang bikin rindu. Tak peduli banyaknya luka ataupun tawa yang pernah kita alami. Kalian layaknya kopi yang pahit manisnya bikin ketagihan. Percayalah, suatu saat nanti kau dan aku akan tahu mengapa Tuhan mengumpulkan kita dan bukan mereka. Selamat menunggu hingga saat itu tiba :)


Aku cinta kalian
Psikopat Class ❤❤❤
13 Juni 2017, Purwokerto

#PKWriterpreneur
#7DPKW
#H-4




Comments

Popular posts from this blog

Catatan Tak Penting

Tokyo, dan Penyesalan

Mimpi dan Pertemuan