Posts

Showing posts from August, 2014

Cerpen: Biarkan Aku Melupakanmu

Image
"Bagaimana bisa kau meminta bantuan padaku? Aku mencintaimu, tetapi mengapa kamu malah memintaku untuk menyatukanmu dengan orang asing?” Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan sekarang. Bagaimana bisa aku menolak permintaanmu? Aku akan bersalah. Tapi, apakah aku harus mengabaikan diriku sendiri? Mengorbankan perasaan demi kau dan orang asing yang baru bertemu? Oh tuhan, aku juga berhak bahagia. Aku berhak bukan? “Ayolah bantu aku, Sya. Setelah ini, aku janji aku akan menuruti permintaanmu. Kamu tahu kan? Aku menyayanginya meskipun aku baru bertemu dengannya. Setidaknya kamu perempuan, dan kamu bisa mendekatkan aku dengan gadis itu. Jadi, bantu aku.” Aku benci dengan situasi seperti ini. Ah sialan, kupikir tadi dia hanya bercanda. Tapi sekarang, melihat matanya saja sudah membuatku lemas. Dan yang kutahu, rasanya aku harus menghukum diriku sendiri. Apa yang harus aku lakukan? “Tapi, kamu belum mengenalnya dengan jelas, Radhis,” ucapku hati-hati. Ya tuhan....

Senja, dan Dermaga Kayu

Image
“Kau tidak menyukaiku. Katakan.” Audrey mencoba menahan buliran air yang sudah menggantung di pelupuk matanya. Menahan semua gejolak yang kembali berkecamuk dalam hatinya. Ia tak ingin mengatakan hal itu, sungguh. Tapi apakah ia bodoh? Tidak, ia tidak tolol. Ia benar-benar tak ingin lelaki itu membohongi perasaanya sendiri lebih jauh. “Aku tidak tahu,” Kris mengadah menatap senja, tidak ada rasa ketertarikan sedikitpun. Entahlah, ia hanya tak suka suasana seperti ini, dan pertanyaan itu… ia juga tak berniat menjawabnya. Audrey menghela nafas panjang. “Kris… aku bosan. Setiap hari kau selalu diam, dingin, bersikap acuh. Lantas, untuk apa pertunangan kita? Kau tidak menyukaiku, tapi kau setuju dengan orangtuamu. Dan kau bahkan-“  “Tidak pernah sedikitpun memikirkan perasaanku. Kau seharusnya menolak, meskipun kau tahu aku sangat menyukaimu,” ucap Audrey, tangannya berpijak kuat pada dermaga kayu itu, airmatanya telah menetes, bercampur dengan ombak pantai yang kini t...