Cerpen: Biarkan Aku Melupakanmu
"Bagaimana bisa kau meminta bantuan padaku? Aku mencintaimu, tetapi mengapa kamu malah memintaku untuk menyatukanmu dengan orang asing?” Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan sekarang. Bagaimana bisa aku menolak permintaanmu? Aku akan bersalah. Tapi, apakah aku harus mengabaikan diriku sendiri? Mengorbankan perasaan demi kau dan orang asing yang baru bertemu? Oh tuhan, aku juga berhak bahagia. Aku berhak bukan? “Ayolah bantu aku, Sya. Setelah ini, aku janji aku akan menuruti permintaanmu. Kamu tahu kan? Aku menyayanginya meskipun aku baru bertemu dengannya. Setidaknya kamu perempuan, dan kamu bisa mendekatkan aku dengan gadis itu. Jadi, bantu aku.” Aku benci dengan situasi seperti ini. Ah sialan, kupikir tadi dia hanya bercanda. Tapi sekarang, melihat matanya saja sudah membuatku lemas. Dan yang kutahu, rasanya aku harus menghukum diriku sendiri. Apa yang harus aku lakukan? “Tapi, kamu belum mengenalnya dengan jelas, Radhis,” ucapku hati-hati. Ya tuhan....