Dandelion ini selalu berhasil mengembalikan ingatanku padamu. Tentang Juni yang hampir tiba, dan waktu pertemuan kita yang sebentar lagi habis terkikis. 4/5/2015 Juni nanti kita berpisah. Kembali menjadi sunyi, dan melangkah lagi bersama harapan-harapan usang, bersama catatan di lembar akhir berupa ending dari sebuah pertemuan. Juni nanti kita berpisah. Kembali menapaki jalan sendiri dan kembali menangisi jarak kita yang semakin lebar. Bersama perjalanan yang hampa aku mengenangmu sendiri. Menguapkan rindu yang semakin hari menjelma menjadi rasa sakit. Juni nanti kita berpisah. Bersama nyanyian selamat tinggal, aku hanya ingin menjadi airmata. Yang tak pernah berhenti menarasikan kisah-kisah pendek tentang kita. Airmata untuk melunasi rindu yang hanya bisa kuungkapkan lewat aksara. Airmata untuk melunasi rasa yang belum genap, serta rentetan tangis di perjalanan yang telah lalu. Juni nanti kita berpisah. Aku mengenang namamu sebag...