Posts

Showing posts from January, 2015

Lalu?

Image
Aku tahu kau menyukai dia kan? Lalu apa maksudmu bertanya padaku?  Kau akan bagaimana? Apa yang akan kau lakukan jika kau tahu aku menyukaimu? Bukankah akhirnya kau akan memilih bersamanya? Dan pada akhirnya kau akan menjauhiku, Atau lebih parahnya kau akan menciptakan jarak dan membuat dirimu menjadi asing untukku, bukan? 

Luka dan Hati yang (tak mau lagi) Patah

Image
Kenapa kamu masih saja percaya? Ada berapa banyak hati yang kamu punya? Perasaanmu sudah patah, sudah cukup patah bukan? Lalu apalagi? Apa yang kamu tunggu dari seseorang yang telah menamparmu berulang kali. Bukankah selama ini kamu sudah cukup dikecewakan? Kamu merindukannya, bodohnya lagi dalam hatimu tertulis bahwa kamu bahkan terlalu mencintainya. Kamu bahkan memberikan bahagia kepada orang yang telah memberikanmu air mata. Kamu rela memberikan senyum yang begitu tulus dari hati yang bahkan jauh dari kata baik-baik saja. Lalu, ketika kamu tahu itu menyakitkan, kenapa kamu masih saja membohongi perasaanmu sendiri? Kamu mencintai orang yang telah menguburkan harapanmu, kamu mencintai orang yang mematikan mimpimu di depan matamu, dan kamu mengagumi orang yang bahkan mengacuhkan keberadaanmu sendiri. Sudah berapa kali hatimu mempelajari tentang ‘luka’? Ada berapa banyak penyangkalan-penyangkalan yang kamu buat ketika logikamu memaksamu untuk menyerah dan merelakannya untuk pe...

Terlanjur Patah

Image
Kepada Senja. Mulai saat ini aku akan berusaha untuk menutup mata, dan menutup hati.  Berhenti menerka-nerka tentang tulisan ini akan terbaca olehmu atau tidak. Aku sudah lenyap, manamungkin aku masih tetap membiarkan diriku menjadi lebih mati karena harapan yang kulambungkan begitu tinggi kemudian jatuh dan menimpaku berulang kali. Aku sedang menikmati sesuatu dalam hatiku. Cinta sedang mengajari ku merasakan rasa sakit, rasa hampa, dan rasa kehilangan. Cinta sedang menorehkan luka, merobek kesana kemari, dan menciptakan titik titik menyakitkan. Kenapa kamu kembali? Saat ini aku sudah hampir bisa melupakanmu. Bahkan mungkin aku akan menjadi salah seorang yang akan membencimu. Aku tak peduli padamu. Kamu hanya perlu menghilang lagi, dan pergi sesuka hatimu. Pernahkah kamu terbangun dan melihat sesuatu menakutkan di samping tempat tidurmu? Kamu berusaha lari, namun kakimu tersangkut dan jatuh. Kamu tak bisa bangkit, mereka sudah menjegalmu.  Se...