Cappuchino Chocolate :)
Hai Mr.Cappuchino… Rasanya sudah lama aku tidak menyapamu, setelah sekian lama aku bungkam dan memilih diam sambil memperhatikanmu lewat pojok kelas. Aku bahkan selalu ada di belakangmu, di bangku paling pojok belakang kanan, dan tentu saja kau tak pernah menyadari kehadiranku yang selalu mengendap-endap dan tersenyum tanpa sebab ketika melihatmu tertawa bersama teman sebangkumu. Dan sedetik kemudian tanganku bergerak spontan memegang pensil dan menggambar sketsa wajahmu di belakang lembar buku pelajaran yang tengah dijelaskan di depan kelas. Aish... terkadang aku berpikir bagaimana bisa aku menaruh hati pada seseorang sepertimu, bahkan aku tidak pernah bermimpi akan itu. Tiba-tiba kau masuk, dan menetap tanpa permisi. Tidak dengan permisi. Seperti sejenis pencuri yang baik hati, dan aku sebagai korban hanya diam, dan membiarkanmu masuk ke dalam hidup tanpa berniat sedikitpun mengusirmu. Bolehkah aku bercerita sedikit ? Tentang secangkir Cappuchino panas dengan taburan...