Posts

Showing posts from April, 2017

#1 Catatan Kaos Kaki

Kau mampu sayang,  Kau mampu menaklukan ketakutan-ketakutan itu, yang setiap waktu membuntuti tanpa henti.Karena itu kau tak perlu menghindar, kau hanya perlu sedikit lagi berani untuk membalikkan badan dan melawan.  Jangan berlari ya, karena ia akan semakin di depan mata jika kau mencoba memalingkan muka, ia akan semakin ada ketika kau berusaha meniadakan.Cukuplah,karena semua itu sia-sia. Cukuplah dengan menyadari mereka hadir, karena ketakutan tak akan pernah hilang seutuhnya. Ia selalu ada, meski setengah mati kau membenci.  Tak apa,tak perlu takut, salamilah, katakan bahwa kau ingin berdamai,katakan bahwa kau menerima kehadiran mereka. Ketakutan-ketakutan itu, katakan pada mereka bahwa kau bisa jadi kuat. Karena kau berani, percayalah, kau berani.  Sudah ya, ia sudah jadi temanmu. Ketakutan-ketakutan itu, yang kini tak bisa lagi menakut-nakutimu.  29 04 2017

Gadis Pencinta Angin

Image
Aldis, lelaki itu masih mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil. Ia segera berlari ke bar sewaktu An menelponnya, mengatakan bahwa Jakarta masih baik-baik saja tanpa dirinya. Ada rasa yang tak bisa digambarkan, logikanya buntu hanya karena mendengar suara An, dan tanpa pikir panjang ia menembus hujan, mirip seperti orang kesetanan yang tak sabar menunggu kekasihnya pulang. Namun bukan, Aldis tahu bahwa An hanya sekedar singgah, singgah yang begitu sementara, lalu esok menghilang, lenyap seperti asap. An sedikit mabuk sewaktu Aldis tiba. Rambut An sudah panjang, Aldis ingat terakhir kali mereka bertemu rambut An hanya sebatas bahu. Dan tunggu, Aldis hampir tak percaya bahwa gadis itu mengenakan dress selutut, bukan karena apa, tapi An yang dikenalnya begitu tergila-gila pada jeans dengan benang-benang semwarut yang bolong bolong di bagian lutut. Dan Aldis masih ingat dengan jelas, bagaimana ekspresi An sewaktu memperkenalkan baju kebesarannya dengan bangga. “Jak...

Tujuh Belas

Image
Hallo perempuan kesayangan, yang menginjak tujuh belas di penghujung jumat malam. Kau akan terus belajar dewasa. Tujuh belasmu ini bukanlah sekedar angka. Akan ada begitu banyak pelajaran-pelajaran berharga yang hadir, pengalaman yang tak pernah dibeli. Kau akan mulai ditempa, menjadi sekuat-kuatnya. Hingga nanti saatnya tiba kau akan mekar secantik-cantiknya. Ini awal langkahmu. Awal yang akan membawamu ke sebuah perjalanan yang lebih jauh. Meski nanti kau tak akan luput dari jatuh, meski nanti kau akan dihadapkan pada pilihan pilihan di persimpangan jalan. Meski nanti khawatirmu tak kunjung pergi. Namun percayalah, gelisah ada untuk mengusap pundakmu, bahwa Tuhan hadir, dan Ia menguatkanmu. Tujuh belasmu akan penuh dengan warna warni. Tak lagi putih dan hitam, ataupun abu-abu. Tujuh belas adalah melawan, tujuh belas adalah waktu terbaik untuk keluar dari garis aman. Dan hingga saatnya tiba, kau tahu kau bisa lebih dari yang kau ekspetasikan. Kau akan mampu menunjukkan pada...