Hai Kamu, Aku Rindu!
Kamu tahu? Meski ada begitu banyak impian-impian yang melambung tinggi menggapai-gapai ingin dicapai. Hanya ada satu, namamu yang kubalut dalam bingkisan rindu yang tak kenal kedaluarsa, menggantung sebagai bagian dari mimpi-mimpi besarku. Namun, lagi-lagi apa kau tahu? Dari sekian banyak impian itu. Mungkin ada satu yang selamanya tetap tergantung, mungkin ada satu yang ditakdirkan hanya untuk dilambungkan, mungkin hanya ada satu, satu yang mungkin terlalu mustahil. Namamu itu, mungkin bagian dari ketidakmungkinan yang begitu keras kepala kugantung menjadi bagian-bagian mimpi besarku. Namun, entah kenapa. Rasa-rasanya, terbang untuk menggapainya, sama seperti aku menghadapkan hati pada pilihan hidup atau mati. Meski retak rasanya selalu sama, seharusnya aku tak perlu setakut itu. Aku memang terlalu pengecut. Namun kamu. Namamu yang bagian dari mimpi besarku, lagi-lagi aku ingin kamu tahu. Aku hanya ingin bertemu. Disebuah waktu tak terprediksi suatu saat nanti, saat ...