I'll Wait!



Kita akan bertemu di perujungan jalan nanti
Aku terlalu percaya bahwa perkataan itu punya kekuatan yang berarti. Aku terlalu percaya bahwa kita akan bertemu nantinya. Aku terlalu percaya bahwa semuanya akan berjalan seperti apa yang kuinginkan. Kau untukku.
Namun malam ini ragu itu mengusikku lagi tuan.
Bohong jika selama ini aku tak punya keraguan.
Karena malam ini juga aku menangisimu lagi. Menangis tanpa sebab dengan sesak yang tak bisa kujelaskan disini. Sesak yang mampu membuatku sulit bernafas. Mataku sembab, ini lebih hebat dari malam-malam sebelumnya. Semua lagu yang kuputar seakan berubah menjadi potongan rindu yang mulai menggembung tinggi. Menyesakkan semuanya.
Aku sedang berjuang disini. Menjadikanmu sebagai bagian dari doa, berharap Tuhan tak akan ingkar atas doa-doaku. Termasuk pertemuan kita.
Namun perasaan buruk itu menghantuiku lagi. Jika tiba-tiba kau pergi, jika tiba-tiba kau menyerah, dan berhenti menunggu.
Aku takut itu terjadi.
Aku menyayangimu tuan. Karena itu jangan pergi, jangan berhenti menunggu. Aku mohon.

230515

Comments

Popular posts from this blog

Catatan Tak Penting

Tokyo, dan Penyesalan

Mimpi dan Pertemuan