Hujan Bulan Oktober



          
  Dear Oktober,
            Hujanmu akan mampir lebih sering ke depan teras rumahku. Membawa dingin serta angin yang tak pernah berhenti meniupkan rindu. Jangan kau bawa perasaan usang itu lagi. Aku hanya sedang menanti, jangan gagalkan aku lewat kenangan yang selalu saja kau ungkit dan kau bawa-bawa lagi bersama angin sore hari. Sudah cukup, aku menolak rindu pada setiap lupa yang selalu kupaksa. Meski kutahu pasti bahwa melupakannya adalah sama seperti aku membenci hujanmu yang setiap kali jatuh di tiap Oktober, begitu sulit. 
             Sudah cukup. Aku kenyang dengan rindu.
            Oktober yang selalu kutunggu, kuharap hujanmu tidak hanya membawa masa lalu, tapi bawalah dia padaku. Aku menanti dia melunasi hutangnya mengucapkan selamat tinggal yang selalu berhasil membuatku menunggu.
            Aku tak sabar pada perguliran nanti malam. Pada Oktober yang kembali datang.

Comments

  1. ▁▆▆▆▁
    (⌒,^)*(y)
    ►o◄/ ѕϊϊϊρ
    (▲)
    _||_

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Catatan Tak Penting

Tokyo, dan Penyesalan

Mimpi dan Pertemuan